Signifikan atau Tidak Signifikan?

Beberapa waktu yang lalu, salah seorang partisipan dalam mailgroup dosen Fakultas Psikologi UGM  memunculkan kembali pertanyaan klasik yang jawabannya sebenarnya dapat ditemukan dalam buku-buku teks standar. Pertanyaan termaksud menyangkut cara yang semestinya dalam menuliskan pernyataan signifikansi hasil uji statistik.

Dalam sebagian besar skripsi dan (sayangnya) tesis S2 di Fakultas-fakultas Psikologi di Indonesia, kita jumpai bermacam-macam cara pemberian label terhadap angka hasil uji statistik seperti ‘signifikan’, ‘sangat signifikan’, ‘signifikan sekali’, dan lain-lain. Rupanya hal itu menimbulkan kebingungan bagi sebagian peneliti dan bagi sebagian pembaca.

Selengkapnya dapat diunduh di sini

Comments

5 responses to “Signifikan atau Tidak Signifikan?”

  1. muhamma ali sodik Avatar
    muhamma ali sodik

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Prof AZ, kenapa artikel yang berjudul
    “Signifikan atau Tidak Signifikan?” tidak dapat diunduh?
    terima kasih

  2. pak SA Avatar
    pak SA

    Wa alaikumussalaam.
    Ok, nanti saya ceknya. Mestinya bisa.
    SA

  3. syukri amin Avatar
    syukri amin

    Assalamu’alaikum.
    apa kabar Pak ?? selamat atas dikukuhkannya bapak menjadi guru besar.

  4. djunaidi Avatar
    djunaidi

    ass pak, artikelnya blm bisa di download..

  5. pak SA Avatar
    pak SA

    Ya, ternyata filenya corrupt dan lenyap.
    InsyaAllah segera saya upload lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *